Pentingnya memiliki SIM B1 dan SIM B Umum

Surat penting yang wajib dimiliki oleh pengendara kendaraan bermotor bermuatan penumpang, barang umum, dan alat berat, seperti truk, minibus, mobil pickup, dan mobil box. Pada umumnya masa berlaku dari SIM B maksimal adalah 5 tahun semenjak sim itu dibuat. Setelah melebihi masa berlaku setiap SIM wajib untuk diperpanjang jangka waktunya sebagai bukti bahwa pengemudi telah memenuhi persyaratan administrasi, dan kesehatan serta paham dengan aturan lalu lintas.

Bagaimana jika kita terlambat memperpanjang SIM B?

Resiko yang didapatkan ada 2 yaitu anda bisa terkena tilang, dan wajib membuat SIM B1 dan SIM B Umum, membuat ulang dari awal. Itu akan membuang – buang waktu anda dan merepotkan. Oleh dari itu kita sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya kita selalu mematuhi peraturan yang sudah berlaku di Indonesia.

Cara Memperpanjang SIM B1 dan B Umum

Anda ingin memperpanjang SIM B1 atau SIM B alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja persyaratan ketika anda ingin memperpanjang masa berlaku SIM tersebut.

Berikut adalah persyaratan cara memperpanjang SIM B1 dan B Umum :

  1. 1 KTP asli dan 1 Salinan KTP (nama sesuai dengan SIM)
  2. Masa tenggang SIM yang asli tidak boleh melebihi dari 3bulan, contohnya ketika anda ingin memperpanjang SIM B yang mati pada bulan Agustus, maka anda tidak diperbolehkan perpanjang kembali setelah melewati bulan November.
  3. SIM asli masih ada
  4. Surat keterangan sehat dari dokter atau puskesmas terdekat.
  5. Siapkan sejumlah uang untuk membayar biaya administrasi perpanjangan SIM.
  6. Surat Klipeng

Biaya Perpanjang SIM B1 dan SIM B Umum

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Ngara Bukan Pajak (PNPB) biaya perpanjang SIM B1 dan SIM B Umum, biaya perpanjang sim B sekitar Rp. 80.000, ditambah asuransi Rp. 30.000, dan tes kesehatan Rp. 25.000. sehingga total biaya perpanjang SIM B adalah sekitar Rp. 135.000.

Prosedur Perpanjang SIM B1 dan SIM B Umum

Anda bingung / belum mengetahui bagaimana cara prosedur perpanjan SIM B1 dan SIM B Umum seperti apa? Saat ini anda tidak usah bingung lagi karena disini mimin ingin memberitahukan ke kalian prosedur perpanjangan SIM B1 dan SIM B Umum :

  1. Datanglah ke satpas pada pagi hari dan hari kerja dengan membawa pulpen. Kenapa di hari kerja? Karena, satpas akan sangat penuh di hari libur, jadi usahakan datang di hari kerja.
  2. Langsung menuju loket formulir
  3. Setelah itu, segeralah menuju loket kesehatan untuk melakukan cek kesehatan berupa but warna dan tekanan darah,
  4. Berilah hasil tes kesehatan, salinan KTP dan SIM Asli yang ingin diperpanjang di ruang informasi dan pendaftaran pemohonan SIM,
  5. Setelah ini, anda akan mendapatkan formulir biru dan kartu asuransi di dalam map putih
  6. Mintalah formulir pengajuan perpanjang SIM di loket pendaftaran, isi formulir tersebut secara lengkap, jika ada yang kurang bisa dipahami silahkan tanya ke petugas di sekitar.
  7. Tunggu hingga petugas memanggil anda untuk masuk ke dalam ruang rekam. Disini anda diminta foto, tanda tangan dan save sidik jari untuk keperluan SIM B yang baru.
  8. Tunggu dan ambil SIM B1 dan SIM B Umum yang telah anda perpanjang setelah anda dipanggil oleh petugas

Nah itulah beberapa rincian bagaimana cara memperpanjang SIM B1 dan SIM B Umum, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked

3 + 5 =