Kisah Seorang UMKM Raih Omzet Ratusan Juta Lewat Bisnis Agen Logistik

Kisah Seorang UMKM Raih Omzet Ratusan Juta Lewat Bisnis Agen Logistik

Saat ini Tren belanja online, membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memanfaatkan peluang bisnis dengan menjadi agen logistik. Andy Lim, 23 tahun, salah satu yang melihat peluang menjadi agen logistik di kota tempat tinggalnya di Batam, Kepulauan Riau. Andy banting setir dari seorang staf akuntan karyawan untuk membuka sebuah gerai agen jasa pengiriman barang. “Saya capek dan bosan jadi karyawan. Saya mulai tertarik kirim-kirim barang karena di sini (Batam) potensinya besar,” kata Andy kepada katadata.co.id, beberapa waktu lalu.

Batam memang dikenal sebagai kota perdagangan karena lokasi geografinya berada di pintu masuk barang ekspor -impor nasional. Barang-barang seperti tas, sepatu, pakaian, jam tangan, dan barang elektronik adalah komoditi yang sering diperdagangkan keluar masuk Batam. Sebelum memulai usahanya, Andy berkeliling Kota untuk mengunjungi agen jasa pengiriman yang sesuai dengan modalnya. Dia memilih menjalin kemitraan sebagai Poin Of Sales (POS) Lion Parcel karena hanya memerlukan modal Rp. 500.000, dengan harga yang terjangkau bukan?

Awalnya buka di rumah pribadi dan menggunakan mobil pribadi untuk kendaraan operasional. Sekarang saya sudah bisa menyewa ruko,” kata Andy. Kesuksesan Andy menjadi agen logistic bukanlah tanpa tantangan, Ketika memulai bisnisnya di bulan pertama dan kedua, gerai Andy sepi dari kunjungan customer. Dia pun menjemput bola dengan cara mendatangi para produsen UMKM yang mengembangkan bisnisnya dengan cara mmebuka bisnis online. Keuletannya mendapatkan hasil, kini Andy memiliki klien tetap yang menggunakan jasa pengirimannya. Selama tiga tahun mengelola bisnis Bersama POS, dia meraup pendapatan harian sekitar Rp. 6juta. Apabila dihitung per Bulan Omset yang ia dapatkan kurang lebih sekitar Rp. 200Juta.

Kisah Seorang UMKM Raih Omzet Ratusan Juta Lewat Bisnis Agen Logistik

Pertumbuhan E – Commerce Dorong Bisnis Logistik

Saat ini perkembangan teknologi semakin maju dan berkembang saja setiap harinya, salah satunya perkembangan E – Commerce di Indonesia. CEO Lion Parcel Farian Kirana menyatakan bisnis logistic yang dikembangkan oleh perusahaannya didorong perubahan perilaku konsumen yang beralih dari belanja took Oflline ke Online ataupun Marketplace. Saat ini total volume pengiriman barang Lion Parcel sebagian besar berasal dari ritel sebesar 60%, korporasi 30%, dan e-commerce 10%. Farian memperkirakan pertumbuhan logistic dari e – commerce akan semakin besar, keumngkinan targetnya 40% untuk e – commerce. Lion Parcel merupakan merk dagang milik PT. Lion Express yang bermain bisnis di sector logistic sejak 2013. Perusahaan ini mengembangkan strategi konsep value chain dibawah Lion Air Group (LAG). Saat ini Lion Parcel memiliki lebih dari 7000 POS di 160 Kota di Indonesia. Sementrara untuk menjangkau daerah – daerah Terpencil lion parcel juga bersinergi dengan PT. Pos Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul “Kisah Pelaku UMKM Raih Omzet Ratusan Juta Lewat Bisnis Agen Logistik” , https://katadata.co.id/berita/2019/08/10/kisah-pelaku-umkm-raih-omzet-ratusan-juta-lewat-bisnis-agen-logistik