Gudang Peluru Polda Metro Jaya Terbakar 13 Unit Damkar dikerahkan

Gudang Peluru Polda Metro Jaya Terbakar, 13 Unit Damkar dikerahkan

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api yang melanda gudang penyimpanan peluru Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019) pagi.

“Command Center Damkar” di Jakarta, Selasa (20/8/2019), menerima informasi kebakaran terjadi sekitar pukul 05.38 WIB.

Saat ini, petugas masih berupaya memadamkan sumber api yang membakar salah satu bangunan di Polda Metro Jaya. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan objek yang terbakar di Polda Metro Jaya adalah gudang berisi barang yang sudah tidak digunakan.

Selasa. Ia juga mengatakan bahwa objek yang terbakar itu bukan gudang penyimpanan amunisi, melainkan gudang bawah tanah. “Ruang bawah tanah ukuran 4×3 meter yang sudah tidak digunakan,” katanya. Saat berita ini diturunkan, api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan. “Sudah padam, hanya asap saja,” kata dia. Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan kobaran api yang melanda salah satu gudang penyimpanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa pagi. Pusat Kendali Pemadam

Selain itu, peristiwa kebakaran di lingkungan Polda juga pernah terjadi di markas Polres Lampung Selatan, Kamis (2/5/2019), sekitar pukul 11.30 WIB. Korsleting diduga sebagai penyebab kejadian. “Diduga akibat korsleting listrik di gudang Seksi Umum Polres Lampung Selatan,” ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo ketika dikonfirmasi di Jakarta,

Kamis (2/5/2019).

Awalnya, saksi yang merupakan staf Seksi Umum yakni Pengda Widya Hastuti dan Penda Rini Widia Hastuti melihat asap dari sebuah ruangan di sana. Kemudian muncul api dan merembet. “Api dengan cepat menghabiskan seluruh ruang kerja pejabat utama polres setempat,” sambung Dedi. Dokumen, lanjut dia, sulit diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sejumlah 38 tahanan dievakuasi ke Lembaga Pemasyarakatan Kalianda. Proses pemadaman petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam, satu unit mobil water canon dan empat unit tangki air.

Sumber : https://tirto.id/egB8