Dewata Freight International (DEAL) Bidik Kontrak Logistik dari Ecommerce

Dewata Freight International (DEAL) Bidik Kontrak Logistik dari Ecommerce

PT Dewata Freight International Tbk. tengah memburu kontrak dengan penyedia platfrom dagang elektronik yang targetkan berjalan pada kuartal IV/2019. Direktur Keuangan Dewata Freight International Nurhasanah menjelaskan bahwa kontrak tersebut meliputi jasa logistik untuk pemindahan barang dari gudang penyimpanan milik salah satu e-commerce. Dia menambahkan bahwa, kontrak tersebut nantinya dijalankan oleh entitas anak perseroan, yakni PT Arrow Chain Management Logistics dengan masa kontrak kerja selama 3 tahun.

Nilai kontrak estimasi sekitar Rp15 miliar—Rp20 miliar per tahunnya, Hingga saat ini, emiten berkode saham DEAL tersebut telah masuk ke dalam daftar vendor yang akan mengerjakan kontrak tersebut. Nurhasanah mengatakan bahwa perseroan tinggal menunggu realisasi kontrakny. Kontrak tersebut baru dapat berjalan tergantung dengan volume penjualan dari penyedia platfrom dagang-el yang menjadi mitra DFI Logistics. Semakin tinggi penjualan yang dilakukan, maka semakin besar peluang perseroan mendapatkan kontrak tersebut.

“Makanya kami optimistis pada kuartal IV/2019, karena siklusnya untuk Natal dan tahun baru biasanya permintaan e-commerce naik,” ungkapnya. Untuk kontrak tersebut, perseroan berencana menambah armadanya. Pada semester II/2019 ini, DEAL berencana untuk menambah sebanyak 20 unit hingga 40 unit kendaraan baru. Perseroan menggelontorkan 30% dari total belanja modal yang dianggarkan pada tahun ini senilai Rp50 miliar—Rp100 miliar untuk belanja armada. Anggaran belanja modal tersebut diserap dari pinjaman bank dan beberapa instrumen pendanaan yang dipilih perseroan.

“Permintaan total armada yang akan ditambah nanti tergantung permintaan dari mitra e-commerce kami,” sebutnya. Pada 2019, DEAL menargetkan pendapatan senilai Rp347 miliar dari seluruh lini bisnis yang dijalankan perseroan. Bisnis logistik dari platform dagang-el diproyeksikan berkontribusi sekitar Rp30 miliar hingga Rp50 miliar pada tahun ini. Sepanjang semester I/2019, DEAL telah mengantongi pendapatan senilai Rp91,72 miliar, meningkat 32,27% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu senilai Rp69,36 miliar. Di sisi lain, laba bersih tahun berjalan DEAL pada periode tersebut turun menjadi Rp901,74 juta atau 9,82% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai Rp1 miliar.